Berita Legislatif

Pansus III DPRD Tinjau Lapangan Program Sawah Pokok Murah dalam Evaluasi LKPj Bupati

person Admin DPRD Agam
calendar_today Kamis, 23 April 2026
visibility 543 Dilihat
Pansus III DPRD Tinjau Lapangan Program Sawah Pokok Murah dalam Evaluasi LKPj Bupati
Dokumentasi kegiatan terkait: Pansus III DPRD Tinjau Lapangan Program Sawah Pokok Murah dalam Evaluasi LKPj Bupati

Pansus III DPRD Tinjau Lapangan Program Sawah Pokok Murah dalam Evaluasi LKPj Bupati 

Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Agam, melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025, dengan fokus pada salah satu program unggulan daerah, yakni Sawah Pokok Murah (SPM).

Kunjungan dilakukan oleh sejumlah anggota Pansus, diantaranya Drs. Adrius, M. Zulfikri, SP, Zulfahmi, SH, M.Kn dan Doddi, ST, MH. Turut mendampingi juga Camat IV Angkek, Siwa Usman dan sejumlah penyuluh pertanian Kecamatan IV Angkek.

Sekretaris Pansus, Drs. Adrius, mengatakan, kunjungan lapangan Pansus guna melihat langsung implementasi program di lapangan, sekaligus mengukur sejauhmana efektivitas dan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah.

Dalam kegiatan ini, rombongan Pansus III berdialog dengan kelompok tani, serta pihak terkait guna menyerap aspirasi dan masukan. Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain ketersediaan sarana produksi, stabilitas harga, distribusi bantuan, hingga kendala teknis yang dihadapi petani dalam menjalankan program SPM.

Ia menegaskan bahwa kunjungan lapangan ini merupakan bagian penting dari proses evaluasi yang objektif dan komprehensif terhadap kinerja pemerintah daerah. Hasil dari peninjauan ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan program ke depan.

Pansus III berharap Program Sawah Pokok Murah dapat terus ditingkatkan kualitas pelaksanaannya, sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani dan mampu mendukung ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Salah seorang penyuluh pertanian yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan program SPM sangat bergantung pada dukungan sumber daya manusia (SDM) di lapangan. 

Ia menegaskan bahwa saat ini masih terdapat keterbatasan jumlah tenaga penyuluh, sehingga pendampingan kepada petani belum dapat dilakukan secara optimal. "Perlu adanya penambahan tenaga penyuluh pertanian agar program ini berjalan lebih efektif dan tepat sasaran," ujarnya.

(Humas DPRD Agam)

Berita Terkait