LUBUK BASUNG – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam menggelar Rapat Kerja bersama sejumlah mitra kerja dari Pemerintah Kabupaten Agam di Aula I DPRD Agam, Senin (13/7). Rapat strategis ini fokus membahas perkembangan Daerah Otonomi Baru (DOB), kelanjutan pemekaran nagari, serta evaluasi program prioritas nagari.
Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Agam, Dr. Novi Irwan, S.Pd, MM. Turut hadir jajaran anggota Komisi I lainnya, yaitu Joni Putra, S.Kom, MM, CHRM, Muhammad Hanafi, SH, Masriko Andri, dan Fiki Ananda, S.Ak.
Sementara itu, dari pihak eksekutif selaku mitra kerja, hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Yunilson, S.Sos, MM, didampingi Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Agam, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam.
Ketua Komisi I DPRD Agam, Novi Irwan menjelaskan bahwa pertemuan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan mengawal progres kebijakan daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah kesiapan dan kelayakan terkait rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Kabupaten Agam.
"Kita ingin memastikan sejauh mana progres pelaksanaan rencana DOB ini berjalan, baik secara administrasi maupun teknis di lapangan. Ini menyangkut masa depan pelayanan publik di Kabupaten Agam," ujar Novi Irwan di sela-sela rapat.
Selain persoalan DOB, rapat kerja ini juga mengupas tuntas dinamika pemekaran nagari di Kabupaten Agam. Komisi I meminta data dan evaluasi berkala mengenai nagari-nagari yang sedang dalam proses pemekaran agar tidak menemui kendala di kemudian hari.
Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah nagari diharapkan dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan dari tingkat bawah.
(Humas DPRD Agam)