LUBUK BASUNG — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam, H. Novia Novel, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Niniak Mamak, Imam Khatib, dan Cadiak Pandai untuk Nagari Paninjauan dan Nagari Koto Kaciak. Acara tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Sakura Syari'ah, Lubuk Basung, pada Sabtu (25/7).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam dan merupakan bagian dari realisasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) H. Novia Novel selaku wakil rakyat.
Kepala DPMN Kabupaten Agam, Handria Asmi, S.STP., M.Sc., menyampaikan apresiasinya atas inisiasi dan komitmen anggota DPRD Agam tersebut dalam mengalokasikan pokirnya untuk penguatan unsur tungku tigo sajarangan di tingkat nagari.
"Kegiatan peningkatan kapasitas ini murni bersumber dari alokasi pokir Bapak Novia Novel. Kami berharap program pelatihan ini benar-benar membawa manfaat nyata, tidak hanya bagi para peserta yang hadir, tetapi juga untuk kemajuan nagari serta Kabupaten Agam secara umum," ujar Handria Asmi dalam sambutannya.
Sementara itu, Anggota DPRD Agam H. Novia Novel menegaskan pentingnya peran para tokoh adat, agama, dan Cadiak Pandai dalam menjaga tatanan sosial serta merawat kearifan lokal di tengah dinamika zaman.
Menurutnya, penguatan kapasitas lembaga adat dan keagamaan menjadi kunci utama untuk melahirkan generasi penerus yang berkarakter dan berlandaskan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
"Lembaga adat dan keagamaan adalah benteng pertahanan moral di nagari. Melalui peningkatan kapasitas ini, kita ingin para Niniak Mamak, Imam Khatib, serta Cadiak Pandai semakin solid dan memiliki wawasan yang adaptif dalam memimpin serta membimbing anak kemanakan," ungkap Novia Novel.
Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan ulama di Nagari Paninjauan serta Koto Kaciak semakin kuat demi mewujudkan tata kelola nagari yang mandiri dan sejahtera.
(Humas DPRD Agam)