Informasi Terbaru

Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati tahun 2021

Rapat Paripurna Penetapan Propemperda 2021

Sidang Paripurna Jawaban Bupati terhadap Pandangan umum Fraksi terhadap Ranperda RAPBD 2021

27 Mei 2022

dprd@agamkab.go.id

Terkait Proyek Batang Tambuo dan Embung Talago Mumbuang, Komisi III DPRD Agam Kunjungi BWSS V

  • 0
  • 20 Januari 2022

 

 

Kedatangan Komisi III  DPRD Agam diterima langsung oleh Kepala BWS S V Dian Kamila, ST,MT, Kasubag TU,  Feri Donal, Kasi KPISDA,  Iwan Hernawan ST, MSc, KA Satker  PJSA IAKR, Yusma Elvita, ST, MT, 
KA. Satker OP, Aditya Sidik Waskito ST, MT, PPK OP2, Agung Setiawan, ST, PPK DSE, Syatriawan, ST, MT serta
PELTEK DSE, Liria Gushesa, ST, MT, 

Kunjungan komisi III tersebut di hadiri pimpinan komisi beserta anggota, Aderia, Syafrudin, Epi Suardi, Nesi Harmita, Fairisman Dt Piranggo, Doddi,ST, Henrizal, Antonis, Irfawaldi dan Armalicon, dan tak ketinggalan kepala PU Kabupaten Agam beserta kabid-kabid terkait, serta  sekretariat DPRD hadir Kabag Umum Desnawati dan pendamping dari Sekretariat DPRD Agam di kantor BWSS V pada  Selasa (18/01).

Mengawali pertemuan, Ketua Komisi III  DPRD Agam Aderia mengucapkan terima kasih  dengan telah terlaksananya kegiatan Balai Wilayah Sungai Sumatera  V  di Kabupaten Agam  tentang penangendalian banjir Batang Tambuo Nagari Koto Tangah dan pembangunan Embung Talago Mumbuang Kamang Magek di Kabupaten Agam.

Aderia menyebutkan sebelumnya tahun 2020 komisi III dan Dinas PU Kabupaten Agam menyampaikan beberapa aspirasi dari masyarakat, Alhamdulillah telah  terealisasi pada tahun  2021 kemaren, namun demikian kita berharap lanjutan dari pengendalian banjir Batang Tambuo yakni normalisasi aliran sungai yang berada di Nagari Magek yang selama ini selalu mengalami banjir dan bencana pohon tumbang di Aliran Batang Tambuo tersebut.

Sementara, Syafrudin anggota komisi  III DPRD Agam mengatakan rencana semula  pendaman 1 km, Ada perubahan gambar jadi volumenya  menjadi 800 meter.
Sekarang masyarakat sangat berharap di lanjutkan, kalau tidak dilanjutkan akan mengakibatkan banjir, itu harapan dari masyarakat  melalui saya saat menyampaikan aspirasi di wilayah tersebut. Dengan pendaman yang telah dikerjakan itu sangat  banyak   manfaatnya pada masyarakat, Mulai dari pertanian, perikanan dan pariwisata.

Proyek banjir batang tambua   anggaran 13 milyar, hasilnya cukup memuaskan bagi masyarakat. Sekarang harapan dari masyarakat pekerjaan tersebut dapat di lanjutkan, kalau tidak dilanjutkan akan mengakibatkan banjir di empat Jorong di Kenagarian Magek", ucap Syafrudin.

Menanggapi hal tersebut, BWSS V menjelaskan terkait batang  Tambuo pada tahun  2021 ada dua pekerjaan, dengan Batang Tambuo, yaitu Talago Numbuang dan 
Embung Talago Numbuang itu  sudah selesai dikerjakan,  sekarang  untuk embung talago mumbuang menunggu  dilaksanakan peresmian oleh pusat.

Mengenai Untuk batang tambuo,, desain awalnya 600 meter, setelah dilakukan cek dan dibebaskan lahan ternyata revisi desain lagi, sesuai lahan yang ada dari 600 menjadi 1667, 
Batang tambuo akan terus diselesaikan 800 m, akan dilakukan penyempurnaan untuk batang tambuo. Rencananya di lokasi akan ditanami pohon tabir buya berwarna-warna.

Untuk kelanjutan di cek lagi terutama masalah lahan, untuk kelanjutannya ada 2 kilo lagi, batang tambuo akan diusulkan pada tahun 2023 diminta kepada dinas  PU Agam untuk pembebasan lahannya", pintanya.

Koordinasi PU Kabupaten Agam dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera V selama ini sangat bagus, Kabupaten Agam selalu dapat prioritas untuk menangulangi banjir, tiap tahun selalu ada paket  untuk kabupaten Agam.

Diakhir pertemuan Aderia  ketua Komisi III  DPRD Agam meminta kepada dinas PU Agam kalau ada permasalahan dilapangan untuk  berkoordinasi dengan anggota  DPRD Agam, karena dewan punya hubungan dekat dengan masyarakat di lapangan, tutupnya.

(Humas Dprd Agam)



Berita Terkait